"SELAMAT DATANG DI BLOG SANY INSPIRASI"

Kamis, 01 Maret 2012

mengembangkan media pembelajaran tematik di MI

TAFRATUSSANIYATI
210609026 (PGMI “A”)

            MENGEMBANGKAN MEDIA PEMBELAJARAN TEMATIK  DI  MI

A.       KARAKTERISTIK MEDIA DAN SUMBER BELAJAR UNTUK  PEMBELAJARAN TEMATIK
1.    KARAKTERISTIK MEDIA PEMBELAJARAN TEMATIK
           Media merupakan komponen strategi penyampaian pembelajaran yang mengacu kepada kegiatan apa yang dilakukan oleh pendidik dan bagaimana peranan media dalam merangsang kegiatan belajar itu. Media mencakup semua sumber yang diperlukan untuk melakukan komunikasi dengan peserta didik. Sumber dapat berupa perangkat keras, seperti computer, televisi, LCD dan perangkat lunak yang digunakan pada perangkat keras itu.

Sebagai bagian dari sistem pembelajaran, media mempunyai nilai-nilai praktis berupa kemampuan untuk :
1.         membuat konkret konsep abstrak
2.         menampilkan objek yang tidak dapat diamati dengan mata telanjang
3.         mengamati gerakan yang cepat
4.         memungkinkan siswa untuk berinteraksi langsung dengan lingkungannya
5.         memungkinkan keseragaman dan persepsi antar peserta didik
6.         menyajikan informasi belajar secara konsisten dan dapat diulang ataupun disimpan menurut kebutuhan
7.         menyajikan pesan atau informasi belajar secara serempak, mengatasi batasaan ruang dan waktu.

2.    SUMBER BELAJAR
         Sumber belajar mencakup semua sumber yang mungkin dapat digunakan oleh siswa agar terjadi perilaku belajar.
Peranan pokok sumber belajar dalam pembelajaran adalah “mentransmisi” rangsangan atau informasi kepada siswa.
Transmisi berkaitan dengan pertanyaan seperti berikut: (1) apakah informasi yang ditransmisikan? (pesan), (2) Siapakah melakukan transmisi? (orang) (3) Apa menyimpan informasi, (bahan/alat), (4) Bagaimana informasi ditransmisikan? (teknik) (5) Di mana informasi ditransmisikan (latar
Langkah analisis sumber belajar:
         Pilih klasifikasi sumber belajar.
         Gunakan klasifikasi ini untuk mengidentifikasi sumber-sumber belajar yang tersedia di lingkungan di mana pembelajaran itu akan dilaksanakan.
         Analisis kualitas dan kuantitas sumber belajar.
         Buat daftar sumber belajar yang siap dipakai. Daftar ini hanya memuat sumber-sumber belajar yang benar-benar akan dipakai sebagai media untuk menyampaikan isi pembelajaran.
Prinsip pemilihan media dan sumber pembelajaran tematik:
1.         Harus ada kejelasan tentang maksud dan tujuan pemilihan tersebut.
2.         “Kedekatan” dengan media. Media yang akan dipilih harus dikenal sifat dan ciri-cirinya.
3.         Adanya sejumlah media yang dapat diperbandingkan,
4.         Apakah media yang diperlukan adalah media jadi atau media yang harus dipersiapkan dan dikembangkan sendiri.
5.         Faktor lain yang juga harus dipertimbangkan dalam memilih media adalah apakah media yang diperlukan merupakan media jadi atau media yang harus dikembangkan dan dipersiapkan sendiri, media juga harus menarik minat anak, berkaitan langsung dengan tujuan pembelajaran yang harus dicapai.

B.  MENYUSUN LEMBAR KEGIATAN SISWA PADA PEMBELAJARAN TEMATIK
1.         Lembar kegiatan pembelajaran siswa yang baik:
Pedoman siswa berisi:
·        Petunjuk penggunaan semua bahan belajar yang diterima siswa.
·        Daftar kegiatan-kegiatan yang harus dilakukan secara berurutan setiap unit pelajaran atau pertemuan.
·        Dalam belajar mandiri, pedoman siswa perlu disusun lebih lengkap
·        Lembar kegiatan siswa (student worksheet) merupakan lembaran yang berisi pedoman bagi siswa untuk melakukan kegiatan terprogram.
·        Lembar kegiatan siswa merupakan alat belajar siswa yang memuat berbagai kegiatan yang akan dilaksanakan oleh siswa secara aktif.
·        Kegiatan tersebut dapat berupa pengamatan, eksperimen, dan pengajuan pertanyaan.
2.         Lembar kegiatan siswa pembelajaran tematik :
1.         LKS TAK BERSTRUKTUR
      LKS yang berisi sarana untuk melatih, mengembangkan keterampilan dan mengembangkan serta menemukan konsep dalam suatu tema
2.         LKS BERSTRUKTUR
      LKS yang dirancang untuk membimbing siswa dalam suatu PBM dengan atau tanpa bimbingan guru
3.         Manfaat LKS:
      Mengaktifkan siswa,
      Membantu siswa menemukan dan mengembangkan konsep,
      Melatih siswa menemukan konsep,
      Menjadi alternatif cara penyajian materi pelajaran yang menakankan keaktifan siswa, serta dapat memotivasi siswa.
4.         Bahan pertimbangan penulisan LKS:
      mengacu pada kurikulum,
      mendorong siswa untuk belajar dan bekerja,
      bahasa yang digunakan mudah dipahami, dan
      • tidak dikembangkan untuk menguji konsep-konsep yang sudah diujikan guru dengan cara duplikasi
5.         Persyaratan Pengembangan LKS:
      Persyaratan pedagogik: lembar kegiatan siswa harus mengikuti azas-azas pembelajaran yang efektif, seperti memberi tekanan pada proses penemuan konsep atau sebagai petunjuk mencari tahu dan mempertimbangkan perbedaan individu, sehingga lembar kegiatan siswa menggunakan berbagai strategi.
      Persyaratan konstruksi: menggunakan bahasa yang sesuai tingkat perkembangan siswa, menggunakan struktur kalimat yang sederhana, pendek, dan jelas tidak berbelit, memiliki tata urutan yang sistematik, memiliki tujuan belajar yang jelas, memiliki identitas untuk memudahkan pengadministrasian.
      Persyaratan teknis: mencakup tulisan, gambar, dan tampilan.[1]

C.        MEMBUAT MEDIA PEMBELAJARAN TEMATIK
Sebelum membuat media pembelajaran tematik, langkah kritis pertamayang perlu dilakukan guru adalah mencari, menemukan dana memilih media yang memenuhi kebutuhan belajar anak, menarik minat anak, sesuai dengan perkembangan kematangan dan pengalaman dengan sendirinya sesuai dengan subyek yang dipelajari. Oleh karena itu, prinsip utama pemilihan media harus didasarkan pada tujuan pembelajaran.
1. Tahapan membuat media pembelajaran tematik
1.    Penyusunan Rancangan.
2.    Penulisan Naskah.
3.    Produkasi Media.
4.    Evaluasi Program Media
1.      Penyusunan rancangan:
         Menganalisis kebutuhan dan karakteristik siswa.
         Merumuskan tujuan pembelajaran dengan operasional dan khas dengan rangkaian tematik.
         Merumuskan tema-tama dan butir-butir materi secara terperinci yang mendukung tercapainya tujuan.
         Mengembangkan alat pengukur keberhasilan.
         Menulis naskah media.
         Mengadakan tes dan revisi.
2.      Penulisan naskah:
    Supaya materi pembelajaran dapat disampaikan melalui media itu, materi perlu dituangkan dalam tulisan dan atau gambar yang disebut dengan naskah program media.
    Naskah program media itu ada bermacam-macam; tiap-tiap jenis mempunyai bentuk naskah yang berbeda-beda. Tetapi pada dasarnya maksudnya sama, yaitu sebagai penuntun dalam memproduksi program media itu. Naskah ini berisi teks, urutan gambar dan grafis yang perlu diambil dengan alat perekam audio-visual.
    Pada umumnya lembaran naskah dibagi menjadi dua kolom. Kolom sebelah kiri dituliskan nama pelaku, dan jenis suara atau gambar yang harus direkam. Sedangkan kolom sebelah kanan berisi narasi yang harus dibaca para pelaku, nama lagu dan suara-suara yang harus direkam.
    Dalam menuliskan naskah itu semua informasi yang tidak akan disuarakan (dibaca bersuara) oleh pelaku harus ditulis dengan huruf besar, sedangkan narasi dan percekapan yang akan dibaca oleh pelaku ditulis dengan huruf kecil.
3.      Produksi Media:
    Dalam kegiatan produksi ini ada tigak kelompok personil yang terlibat, sutradara atau pemimpin produksi, kerabat kerja, dan pemain.
    Ketiga kelompok personil itu mempunyai tugas dan tanggungjawab yang berbeda namun semuanya menuju satu tujuan yaitu dihasilkannya program media pembelajaran yang bermutu, dengan kualitas teknis yang baik.
4.      Evaluasi program media:
     Evaluasi formatif adalah proses yang dimaksudkan untuk mengumpulkan data tentang efektifitas dan efisiensi media pembelajaran yang telah diproduksi untuk mencapai tujuan yang telah ditetapkan.
    Evaluasi sumatif merupakan bentuk final dari suatu produk media pmbelajaran, setelah diperbaiki dan disempurnakan. [2]
Setelah media dibuat kemudian dinilai terlebih dahulu sebelum digunakan. Penilaian ini dimaksudkan untuk mengetahui apakah media yang telah dibuat tersebut dapat mencapai tujuan yang telah ditetapkan atau tidak. Ada dua macam bentuk pengujicobaan media yang dikenal, yaitu evaluasi formatif dan evaluasi simulatif
1.    a. Evaluasi Formatif
Evaluasi formatif adalah proses yang dimaksudkan untuk mengumpulkan data tentang efektifitas dan efisiensi media pembelajaran. Ada tiga tahap evaluasi formatif, antara lain:
1) Evaluasi satu lawan satu
Pada tahap ini, dipilih dua orang atau lebih orang yang dapat mewakili populasi target dari media yang telah dibuat. Media kemudian disajikan kepada mereka secara individual, satu orang berasal dari beberapa target yang kemampuan umumnya sedikit dibawah rata-rata dan lainnya diatas rata-rata.
 2) Evaluasi kelompok kecil
Pada tahap kedua ini, media diujicobakan pada kelompok kecil (10-20 orang) yang dapat mewakili populasi target. Siswa yang dipilih dalam kegiatan ini hendaknya mencerminkan karakteristik populasi
 3) Evaluasi lapangan
Evaluasi lapangan adalah tahap akhir dari evaluasi formatif yang perlu dilakukan dengan mengusahakan situasi yang semirip mungkin dengan situasi sebenarnya.pada tahap ini,dipilih sekitar 30 orang siswa dengan beberapa karakteristik sesuai karakteristik populasi sasaran.
 b. Evaluasi Sumatif
Evaluasi sumulatif merupakan bentuk akhir dari suatu produk media pembelajaran setelah diperbaiki dan disempurnakan. Evaluasi ini dimaksudkan untuk mengumpulkan data guna menentukan apakah media yang telah dibuat cocok digunakan dalam situasi-situasi tertentu atau apakah media tersebut benar-benar efektif[3]




DAFTAR PUSTAKA

http://yogiardiani.wordpress.com/2011/11/23/strategi-media-dan-evaluasi-pembelajaran-tematik/ 
Buku lapis pgmi pembelajaran tematik.



[1] Buku lapis pgmi pembelajaran tematik.
[2] http://sitijumairiapgmi.blogspot.com/2010/07/karakteristik-pemb-tematik.html
[3] http://yogiardiani.wordpress.com/2011/11/23/strategi-media-dan-evaluasi-pembelajaran-tematik/

Tidak ada komentar:

Posting Komentar